Ibu Sibuk, Ini Tips Hidup Sehat untuk Anda

21 June 2018 |

Kegiatan seorang ibu seakan tak pernah ada habisnya. Ini berlaku bagi ibu yang bekerja di rumah maupun di luar rumah. Setelah bangun tidur, para ibu menyiapkan segala sesuatu yang diperlukan oleh anggota keluarga agar siap memulai aktivitas. Ada yang mengawali harinya dengan memasak, merapihkan rumah, menyiapkan anak sebelum berangkat ke sekolah, hingga mengatar anak ke sekolah. Bagi ibu yang bekerja di rumah, aktivitas sehari-hari diisi dengan mengurus rumah tangga atau berbisnis dari rumah. Sementara bagi para ibu yang bekerja di luar rumah, mereka akan berangkat di pagi hari dan kembali di waktu petang.

Para ibu, sadarilah bahwa peran Anda dalam sebuah keluarga sangat penting. Agar senantiasa dapat menjalani aktivitas dengan prima, maka Anda perlu menjaga kesehatan. Salah satu cara bagi para ibu agar memperoleh hidup yang sehat ialah dengan menjalani pola hidup sehat di bawah ini.

Olahraga adalah kunci

Seorang ibu sudah sewajarnya menyediakan waktu khusus untuk berolahraga agar tetap bugar. Mungkin Anda berpikir, mencuci pakaian atau mengepel lantai itu sudah merupakan kegiatan fisik yang menguras keringat. Atau, bagi Anda yang bekerja di luar rumah, mungkin Anda berpikir naik-turun jembatan penyeberangan itu sudah bisa dibilang olahraga.

Pekerjaan di rumah atau di luar rumah memang ada kalanya menguras keringat. Namun, tujuan olahraga bukan hanya untuk membakar kalori, tapi juga untuk meningkatkan endorfin, yakni hormon yang bisa menimbulkan perasaan bahagia, rileks, dan melepaskan stres. Jika mencuci dan mengepel rumah belum membuat Anda rileks, nah, kini saatnya melirik olahraga yang bisa bikin hati senang.

Ada banyak pilihan olahraga yang bisa Anda coba. Yang jelas, sesuaikanlah dengan kesukaan dan jadwal Anda yang padat. Jika ada waktu dan dana, Anda bisa saja berlatih di gym atau mengikuti kelas senam. Jika suka berdansa, Anda bisa mengikuti kelas zumba di tempat fitnes dekat kantor.

Jika Anda suka ketenangan, Anda bisa melakukan yoga di studio atau secara mandiri di rumah. Jika Anda ingin olahraga yang gampang dan murah-meriah, Anda bisa berjalan cepat atau jogging di sekitar kompleks rumah.

Yang perlu diingat, kegiatan ini harus dijalani dengan gembira agar tidak terasa memberatkan. Para ibu juga harus siap untuk melakukan penyesuaian jadwal di sana-sini. Maklum, pekerjaan rumah seorang ibu, baik di rumah maupun di luar rumah, tidaklah selalu terjadwal. Jika ada keperluan mendesak yang muncul tiba-tiba, Anda sah saja menunda jadwal olahraga dan menggantinya di lain waktu.

Baca juga: Dampak Stress Pada Kesehatan?

Menciptakan menu makanan yang sehat

Bagi para ibu, menu masakan yang sehat merupakan langkah awal dalam menjaga kesehatan. Orang bijak zaman dulu bilang, kesehatan dimulai dengan mengkonsumsi makanan yang sehat dan bergizi. Nasihat itu masih berlaku hingga zaman kini. Selain menyehatkan dirinya sendiri, para ibu juga turut menjaga kesehatan anggota keluarga yang lain dengan menyediakan makanan yang sehat dan bergizi. Bagi ibu yang masih memiliki anak di usia belia, menyajikan makanan yang sehat setiap hari akan menciptakan pola makan anak yang sehat.

Untuk menjaga tubuh tetap bugar, ada baiknya untuk memakan makanan yang sama secara rutin. Karena, dengan makan makanan serupa secara rutin, maka tubuh akan cepat menyesuaikan diri. Penting pula bagi Anda untuk tidak melewatkan sarapan, karena ini merupakan bahan bakar pertama bagi tubuh sebelum beraktivitas. Anda juga disarankan untuk tidak melewati makan malam. Makan malam yang ideal dilakukan 4 jam sebelum tidur.

Biasakan pula untuk meminum air putih minimal 8 gelas sehari dan jangan lupa untuk mengkonsumsi buah dan sayur 30 menit sebelum makan. Jika Anda suka ngemil, tak usah khawatir. Penelitian terbaru para ahli menunjukkan, orang yang makan dalam porsi kecil sebanyak 6 kali sehari akan mengalami penurunan kadar cortisol dibandingkan mereka yang makan besar sebanyak 3 kali sehari. Cortisol merupakan hormon yang jika kadarnya tinggi dalam tubuh, maka tubuh akan menyimpan lemak di daerah perut.

Tapi perlu diingat, pilihlah makanan yang bergizi tinggi jika Anda mau sehat. Memakan makanan ringan seperti gorengan atau junk food tidak baik jika berlebihan. Anda juga bisa memilih makanan dengan kandungan lemak baik seperti salmon, makarel, teri, sarden, minyak kanola, biji-bijian, kacang-kacangan, alpukat, minyak zaitun, dan minyak kacang.

Camilan seperti kue atau biskuit memang disukai banyak orang, baik orang dewasa maupun anak-anak. Namun, hampir semua camilan memiliki kandungan gula dan kalori yang tinggi. Menyediakan camilan juga akan menjauhkan Anda dan anggota keluarga dari kebiasaan mengonsumsi masakan sehat.

Jika Anda atau anggota keluarga sudah terbiasa menikmati camilan, para ibu perlu sesegera mungkin mengubahnya. Cara yang paling mudah adalah membatasi camilan yang dikonsumsi secara bertahap. Bersamaan dengan itu, para ibu bisa menyiapkan buah-buahan atau camilan kaya serat lain sebagai pengganti.

Baca juga: Sudah Menikah, Apa Saja yang Boleh Dicicil?

Lakukan kegiatan di luar rumah.

Jurus ini perlu dilakukan agar para ibu bisa menyegarkan pikirannya setelah menuntaskan seluruh pekerjaan rutin. Sekadar berjalan-jalan di taman atau di mal merupakan selingan yang bisa membuat hati dan pikiran seorang ibu kembali riang. Jika ada libur panjang, Anda juga bisa merencanakan liburan bersama keluarga. Suasana hati yang gembira plus olahraga rutin merupakan jurus yang pas bagi siapapun, termasuk ibu, dalam menjaga kesehatannya.

Miliki proteksi

Ini adalah langkah pamungkas yang perlu diingat oleh para ibu dalam menjaga aset utamanya yaitu kesehatan. Memiliki asuransi, baik jiwa maupun kesehatan, akan meningkatkan ketenangan ibu dalam menghadapi segala ketidakpastian di masa mendatang. Yang patut diingat, membeli asuransi di masa sekarang bukanlah pekerjaan yang rumit. Perkembangan financial technology (fintech) yang pesat telah memudahkan kita dalam berasuransi. Jika enggan berurusan dengan agen atau dokumen fisik yang banyak, Anda bisa berselancar di dunia maya dan memilih sendiri asuransi online yang ditawarkan di website perusahaan asuransi.

Baca juga: Ingin Menurunkan Berat Badan? Simak Tips Sarapan Ini

Asyiknya lagi, asuransi online umumnya menawarkan harga yang kompetitif. Bahkan, kini Anda bisa memproteksi diri dengan premi mulai dari Rp 33.000 per bulan. Yuk, intip asuransi online yang murah, mudah, dan cepat di sini.


Bagikan artikel ini :